Pingin
Pingin, tidur telentang sendirian di padang rumput. Nggak terlalu panas, mungkin sedikit mendung. Angin sepoi-sepoi. Bau rumput segar. Sejuk.
Hidup terlalu riuh belakangan. Musik yang sama setiap pagi, deadline yang sama setiap bulan, pertanyaan yang sama, kemampuan yang itu-itu saja, cerita yang begitu-begitu saja, repetisi yang repetisi.
Bukan berarti tidak bersyukur. Cuman, sesuatu yang sama bikin nggak fokus. Mengambang.
Pingin, tidur telentang sendirian di padang rumput. Nggak terlalu panas, mungkin sedikit mendung. Angin sepoi-sepoi. Bau rumput segar. Sejuk. Meru Betiri kayanya kiyut.
Tapi pulangnya dijemput helicopter.
Hidup terlalu riuh belakangan. Musik yang sama setiap pagi, deadline yang sama setiap bulan, pertanyaan yang sama, kemampuan yang itu-itu saja, cerita yang begitu-begitu saja, repetisi yang repetisi.
Bukan berarti tidak bersyukur. Cuman, sesuatu yang sama bikin nggak fokus. Mengambang.
Pingin, tidur telentang sendirian di padang rumput. Nggak terlalu panas, mungkin sedikit mendung. Angin sepoi-sepoi. Bau rumput segar. Sejuk. Meru Betiri kayanya kiyut.
Tapi pulangnya dijemput helicopter.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home