petaka di gedung tua
Jam sepuluh tadi sambil sarapan baca berita judulnya Pasokan Listrik Jawa Bali Kritis, jam 3 sore, listrik sama air di kantor mati. Kok bisa ya? Nggak sekalian aja pak, lift-nya mati kaya kapan hari?
Ada satu hari yang sungguh sepi, nyayat, dan gelap, seperti di antara gang sempit dalam kampung yang dikunjungi Storm dan Rambut Merah, bagian jalan yang tidak bernyawa. Jelasnya, itu bukan hari ini, sebab ada cahaya siang di sini. Pun jika berganti malam, tak bakal kelam, sebab auranya masih akan berpendar-pendar. Jangan takut.
0 Comments:
Post a Comment
<< Home