Wednesday, September 15, 2004

Nuttin' wrong with cigarette

MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN

Right. But i m not a smoker, not active. Tapi hari ini pengen sebatang marlboro menthol. Yah, mungkin dua atau tiga.

"What's wrong with you?"
"What's wrong, what?"
"You are not a smoker, kan?"
"Yeah!"
"So, what's wrong with today?"
"Nothing."
"Patah hati?"
"Engga!"
"Dicampakkan?"
"Engga!"
"Mau interview?"
"Apa lagi sih itu? Engga!"

Kenapa sih semua pada heran? Ngudut kan makruh, bukan dosa besar, not a big deal! Terus, kenapa semua pada protes?

"Beli buat siapa, mbak?" (yang ini abang-abang pembeli lain di warung gerobak jalan lombok)
Tersenyum simpul.
"Marlboro ijo ada?"
"Ada mbak."
"Beli buat siapa sih, mbak?"
Tersenyum simpul.
"Nggak beli kopi? Biasanya beli kopi." (yang ini abang-abang penjual hardware kaki lima)
Tersenyum simpul.
"Beli buat siapa sih, buat sendiri ya?" (abang-abang pembeli yang masih kekeh nanyain)
Tersenyum simpul. Sok misterius.

"Ngudut di balkon yuk, Rik!"
Rikka syok. Lily apalagi. "Elo ngga serius kan, put?"
"Loh, kenapa?"
"Elo mo ngudut?"
"Kenapa?"
"Ngga salah?"
"Kenapa sih?"
"Elo gitu loh, tampang kaya elo!"

Ngudut is not my lifestyle, tapi sekali waktu boleh dong. Kalo udah kepengen, terus kepengenan itu memuncak setelah hampir 10 hari berhasil bertahan, dan siang ini pas istirahat ngeliat temen-temen pada ngudut di lantai satu sambil makan siang, kepengenan itu sudah nggak lagi terbendung. Tapi ini nggak bakal bikin nyandu kok, dari dulu juga gitu. Sehari atau dua hari full ngudut kaya kereta. Satu atau dua bungkus, tapi besokannya udah engga lagi.

Kenapa sih semua orang mesti pada ribut begitu? Apa ngga terlalu berlebihan? Padahal pas staf party awal tahun kemaren, minum-minum juga dicuekin aja. Padahal minum itu haram. Ngudut itu makruh. Dan itu pun dilakukan kalo udah kepengeeeenn...banget. So...GIVE ME A BREAK!!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home